Slawe, Watulimo – Rangkaian kegiatan Wisuda Santri Pondok Pesantren Hidayatut Thullab (PPHT) Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Sabtu (04/04/2026) ditutup dengan Pengajian Umum dalam rangka Halal Bihalal yang berlangsung khidmat dan penuh keberkahan. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahim antara santri, wali santri, dewan asatidz, serta masyarakat luas setelah menjalani prosesi wisuda yang penuh haru.
Pengajian umum tersebut menghadirkan mubaligh terkemuka, Dr. K.H. Reza Ahmad Zahid, L.c., M.A, yang juga dikenal sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah Lirboyo, Kediri, sekaligus Rektor Universitas Islam Tribakti Kediri. Kehadiran beliau menjadi daya tarik tersendiri bagi para jamaah yang memadati lokasi acara sejak sore hari, menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyimak tausiyah keagamaan.
Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai keilmuan yang telah diperoleh para santri, serta menguatkan ukhuwah Islamiyah melalui momentum Halal Bihalal. Ia menekankan bahwa keberkahan ilmu tidak hanya terletak pada penguasaan materi, tetapi juga pada keikhlasan dalam mengamalkan dan menyebarkannya kepada masyarakat. “Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan dan menjadi cahaya dalam kehidupan. Maka jagalah adab, karena dari situlah keberkahan ilmu akan tumbuh,” pesan beliau di hadapan para hadirin.
Selain itu, beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Halal Bihalal sebagai sarana membersihkan hati, saling memaafkan, serta memperkuat persatuan umat. Dalam suasana pasca Idul Fitri, nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan menjadi sangat penting untuk terus dijaga di tengah kehidupan bermasyarakat. Tausiyah yang disampaikan dengan gaya santun dan penuh hikmah tersebut mampu menyentuh hati para jamaah yang hadir.
Kegiatan Pengajian Umum Halal Bihalal ini menjadi penutup yang sempurna dari rangkaian Wisuda Santri PPHT Slawe tahun 2026. Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya memberikan kesan mendalam, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat baru bagi para santri dan masyarakat dalam menuntut ilmu serta menjaga nilai-nilai keislaman. Dengan kebersamaan yang terjalin erat, PPHT Slawe terus berkomitmen menjadi pusat pendidikan dan dakwah yang bermanfaat bagi umat. (My)
Slawe, Watulimo – Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti kegiatan Wisuda Santri Pondok Pesantren Hidayatut Thullab (PPHT) Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, yang digelar pada Sabtu, 04 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para santri dalam menempuh proses pendidikan, baik dalam bidang Al-Qur’an maupun jenjang madrasah diniyah. Acara berlangsung meriah dan penuh haru dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat serta tokoh penting di wilayah setempat.
Wisuda tahun ini dibagi menjadi tiga kategori utama, yakni Wisuda Khotmil Qur’an Dewasa yang diikuti oleh para ibu-ibu, Wisuda Khotmil Qur’an Santri Madin, serta Wisuda Jenjang Kelas yang meliputi tingkat Ula, Wustho, dan ‘Ulya. Setiap kategori memiliki keistimewaan tersendiri, di mana para wisudawan dan wisudawati tampil dengan penuh rasa syukur setelah menyelesaikan target pembelajaran yang telah ditetapkan. Prosesi wisuda berjalan tertib, diiringi lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa yang menambah kekhusyukan acara.
Acara tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Pengasuh PPHT Slawe, segenap Dewan Asatidz, para wali santri, serta jajaran Forkopimcam Watulimo. Turut hadir pula unsur 3 Pilar Desa Slawe, Kepala Desa Gemaharjo, Kepala Desa Dukuh, serta masyarakat sekitar yang dengan antusias memberikan dukungan dan doa bagi para santri. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan keagamaan.
Kebahagiaan semakin terasa dengan kehadiran tamu istimewa, Romo K.H.
Bahauddin Nafii selaku Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatut Thullab Kamulan, Kecamatan Durenan. Kehadiran beliau tidak hanya memberikan keberkahan tersendiri, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kesinambungan sanad keilmuan antara Pondok Pesantren Hidayatut Thullab Kamulan dengan PPHT Slawe. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan motivasi kepada para santri agar senantiasa menjaga ilmu yang telah diperoleh serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Wisuda Santri PPHT Slawe tahun ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi refleksi atas perjuangan panjang dalam menuntut ilmu. Diharapkan, para wisudawan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen pesantren dalam mencetak kader-kader umat yang tangguh dan berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. (My).
Slawe, Watulimo – Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti kegiatan KREASI SANTRI yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Hidayatut Thullab (PPHT) Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Jumat (03/04/2026). Kegiatan yang meliputi pentas seni, muhafadhoh (hafalan), serta lalaran nadhoman ini menjadi wadah bagi para santri untuk menampilkan kemampuan dan hasil belajar mereka di hadapan para pengasuh, dewan asatidz, wali santri, serta masyarakat sekitar.
Seluruh santri PPHT Slawe turut ambil bagian dalam kegiatan ini, mulai dari tingkat TPQ, Madrasah Ula, Wustho hingga ‘Ulya. Berbagai penampilan ditampilkan secara bergantian, mulai dari pembacaan hafalan Al-Qur’an, nadzam kitab kuning, hingga pertunjukan seni Islami yang memukau. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental, keberanian, serta penguatan nilai-nilai keislaman yang telah diajarkan di lingkungan pesantren.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pengasuh Pondok Pesantren PPHT Slawe, seluruh Dewan Asatidz TPQ dan Madin, para wali santri, serta masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan setiap penampilan. Kehadiran para wali santri menjadi bentuk dukungan nyata terhadap proses pendidikan putra-putri mereka di pesantren, sekaligus mempererat hubungan antara pihak pesantren dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Diniyah, Ustadz Abdul Azis, S.Pd.I menyampaikan laporan perkembangan hasil belajar santri selama ini. Ia menuturkan bahwa para santri menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dalam aspek bacaan Al-Qur’an, hafalan, maupun pemahaman dasar-dasar ilmu agama. “Alhamdulillah, dengan bimbingan para asatidz, santri-santri kita terus menunjukkan peningkatan, baik dalam hafalan maupun penguasaan materi diniyah. Ini adalah hasil dari kesungguhan mereka dalam belajar serta doa dan dukungan dari para wali santri,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga memohon dukungan dan kerjasama dari seluruh wali santri agar proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal. “Kami mohon kepada para wali santri untuk senantiasa memberikan dukungan, baik moril maupun spiritual, agar anak-anak kita istiqamah dalam belajar. Sinergi antara pesantren dan wali santri sangat penting demi mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya. Kegiatan KREASI SANTRI ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus memotivasi santri dalam meningkatkan kualitas diri, sekaligus melestarikan tradisi keilmuan dan kesenian khas pesantren. (My)